Ngopi Pagi Bersama BusamID : Mendorong Digitalisasi UMKM
Samarinda - Salah satu media kreatif di Kaltim yakni BusamID menggaet Dinas Perindagkop UKM Kaltim yang kali ini diwakilkan oleh Atikah SE selaku Kabid Koperasi dan UKM untuk dapat membahas topik yang sangat menarik yakni “Mendorong Digitalisasi UMKM” bersama Dr. H. Rusman Yaqub, S. Pd., M. Si selaku Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah Prov. Kaltim yang juga anggota DPRD Kaltim, Senin (07/11/2022).
Sebelum pandemi, digitalisasi UMKM belum dioptimalkan oleh para UMKM. Setelah pandemi, banyak UMKM yang terdampak. Sebanyak 50-60% menurut survey terdampak dengan pandemi ini. Banyak toko yang tutup, pengurangan tenaga kerja yang berimbas kepada kesejahteraan masyarakat khususnya para UMKM. “Tapi Alhamdulillah para UMKM dapat kembali bangkit dengan pandai membaca keadaan dengan memanfaatkan digitalisasi. Dengan digitalisasi justru meningkatkan usaha baik produk maupun peluang kerja di tempat tersebut.” ujar Atikah.
Atikah menjelaskan bahwa Dinas Perindagkop UKM Kaltim melakukan pendampingan kepada sekitar 200 pelaku usaha yakni UMKM untuk masuk dalam e-katalog lokal. Berbagai usaha melalui pendampingan, sosialisasi, kerjasama dengan berbagai pihak untuk memberikan edukasi mengenai digitalisasi UMKM. Rusman Yaqub mengatakan betapa dahsyatnya pengaruh pandemi kemarin akhirnya menyadarkan kita khususnya para UMKM bahwa kita tidak bisa hanya mengandalkan sistem konvensional. “Maka perlu kita melakukan penyesuaian diri dengan digitalisasi tersebut.” lanjutnya.
(Nad/Ek/HumasDP2KUKM)
http://indagkop.kaltimprov.go.id
#indagkopkaltim #pemprovkaltimSamarinda - Salah satu media kreatif di Kaltim yakni BusamID menggaet Dinas Perindagkop UKM Kaltim yang kali ini diwakilkan oleh Atikah SE selaku Kabid Koperasi dan UKM untuk dapat membahas topik yang sangat menarik yakni “Mendorong Digitalisasi UMKM” bersama Dr. H. Rusman Yaqub, S. Pd., M. Si selaku Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah Prov. Kaltim yang juga anggota DPRD Kaltim, Senin (07/11/2022).
Sebelum pandemi, digitalisasi UMKM belum dioptimalkan oleh para UMKM. Setelah pandemi, banyak UMKM yang terdampak. Sebanyak 50-60% menurut survey terdampak dengan pandemi ini. Banyak toko yang tutup, pengurangan tenaga kerja yang berimbas kepada kesejahteraan masyarakat khususnya para UMKM. “Tapi Alhamdulillah para UMKM dapat kembali bangkit dengan pandai membaca keadaan dengan memanfaatkan digitalisasi. Dengan digitalisasi justru meningkatkan usaha baik produk maupun peluang kerja di tempat tersebut.” ujar Atikah.
Atikah menjelaskan bahwa Dinas Perindagkop UKM Kaltim melakukan pendampingan kepada sekitar 200 pelaku usaha yakni UMKM untuk masuk dalam e-katalog lokal. Berbagai usaha melalui pendampingan, sosialisasi, kerjasama dengan berbagai pihak untuk memberikan edukasi mengenai digitalisasi UMKM. Rusman Yaqub mengatakan betapa dahsyatnya pengaruh pandemi kemarin akhirnya menyadarkan kita khususnya para UMKM bahwa kita tidak bisa hanya mengandalkan sistem konvensional. “Maka perlu kita melakukan penyesuaian diri dengan digitalisasi tersebut.” lanjutnya.
(Nad/Ek/HumasDP2KUKM)
http://indagkop.kaltimprov.go.id
#indagkopkaltim #pemprovkaltim

