Shopping cart

Subtotal: $4398.00

View cart Checkout

shape
shape

Sa’duddin Menjadi Narasumber High Level Meeting TPID

  • Home
  • Sa’duddin Menjadi Narasumber High Level Meeting TPID

Sa’duddin Menjadi Narasumber High Level Meeting TPID

Samarinda - Senin, 13 Maret 2023 bertempat di Ruang Rapat Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kalimantan Timur Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Kalimantan Timur mengadakan High Level Meeting (HLM) TPID dalam rangka menjaga stabilitas ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok dan barang penting serta kelancaran distribusi khususnya menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Fitri 1444 H. Mengusung tema “Upaya Penguatan Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan untuk Pengendalian Inflasi Daerah Kalimantan Timur Tahun 2023” kegiatan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Prov. Kaltim Dra. Sri Wahyuni, dengan menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Muhammad Sa’duddin, Ak., CA. selaku Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Prov. Kaltim, Ricky P. Gozali selaku Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kaltim, Dr. Yusniar Juliana selaku Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Prov. Kaltim, dan Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura Prov. Kaltim. Serta menghadirkan perwakilan dari Perum BULOG Divre Kaltimtara dan PT. Pertamina untuk menyampaikan laporan update kondisi terkini mengenai ketahanan dan ketersediaan Beras dan BBM di wilayah Kalimantan Timur. Disampaikan Sa’duddin dalam paparannya upaya yang dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok di antaranya, melaksanakan pemantauhan harga dan stok barang kebutuhan pada palaku usaha distribusi lintas kab/kota, monitoring harga dan stok di beberapa pasar tradisional dan ritel modern di seluruh kab/kota, melakukan operasi pasar pada saat terjadi lonjakan harga dan kelangkaan barang di daerah, melaksanakan pasar murah di masing-masing daerah yang rutin di lakukan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan maupun kenaikan harga kebutuhan, serta menjalin kerjasama dengan daerah sentra produksi untuk memenuhi barang kebutuhan pokok di Kalimantan Timur.